Rabu, 13 April 2011

Bagian dari kuesioner

Secara khusus,sebuah kuesioner memiliki lima bagian,yaitu:

· Identifikasi data

Secara khusus,identifikasi data menempati pada bagian pertama dari sebuah kuesioner yang terdiri dari identitas responden (nama,alamat dsb).Dapat juga ditambahkan waktu wawancara,nama pewawancara,dan pewawancara.

· Permohonan kerjasama

Jelaslah dengan adanya suatu pertanyaan permohonan kerja sama ini,pewawancara mengharapkan adanya kerjasama untuk pengumpulan data.Dalam bagian ini disebutkan identitas pewawancara(jika tidak disebutkan pada bagian pertama),organsasi asal pewawancara atau lembaga yang menyelenggarakan wawancara,maksud dan tujuan wawancara,dan waktu yang dibutuhkan dalam wawancara.

· Petunjuk pengisian

Bagian inti memuat petunjuk penggunaan atau pengisian kuesioner baik untuk reponden maupun pewawancara.Bagian ini muncul jika kuesioner disampaikan menggunaka jasa pos.

· Inti Kuesioner

Bagian inti meliputi berbagai pertanyaan yang diajukan kepada responden yang berkenaan dengan segala informasi atau data yang dibutuhkan.

· Klasifikasi data

Dari bagian yang satu ini,data yang berhasil dihimpun dapat diklasifikasikan menjadi beberapa bagian.Bagian ini lebih menunjukan karakteristik responden.Untuk kuesioner yang disampaikan melalui pos,bagian ini secara lansung diisi oleh responden itu sendiri.Sedagkan untuk wawancara lansung maupun telepon,dilakukan oleh pewawancara dengan mengajukan pertanyaan.Kadang-kadang,klasifikasi data dimuat pada bagian pertama dari sebuah kuesioner.

Sekilas tentang Atom(Dalton)

Teori atom Dalton yang dikembangkan selama periode 1803,1808 didasarkan atas tiga asumsi pokok:

  1. Tiap unsur kimia tersusun atas partikel terkecil yang disebut atom.Selama perubahan kimia atom tidak bisa diciptakan ataupun dimusnahkan.
  2. Semua atom dari suatu unsur mempunyai massa(berat)dan sifat yang sama.Atom-atom dari unsur yang berbeda massa dan sifat-sifatnya berlainan.
  3. Dalam senyawa kimia,atom-atom dari unsur yang berlainan melakukan ikatan dengan perbandingan numerik sederhana.

Teori Dalton diterima oleh banyak ilmuwan.Konsepnya hampir 100 tahun,turut berperan dalam mendorong terciptanya karya-karya eksperimen dari para ahli kimi dan fisika.

Namun menjelang akhir tahun 1800,teori atom Dalton itu tumbang oleh sederetan penemuan mutakhir,Seperti Sinar-X (1895),radioaktif(1896) dan lain-lain.Studi atas gejala-gejala tersebut menunjukan bahwa atom itu suatu struktur yang rumit,yang terdiri dari partikel-partikel penyusun atom itu sendiri.

Microsoft Acces

Microsoft Acces adalah sebuah program aplikasi bebasis data computer relasional yang ditunjukan untuk kalangan rumahan,perusahaan kecil hingga menengah.Aplikasi ini merupakan anggota dari beberapa aplikasi Microsoft.Aplikasi ini menggunakan mesin Microsoft Jet DataBase Engine,dan juga menggunakan grafis intuitif sehingga memudahkan pengguna.

Microsoft Access dapat menggunakan data yang disimpan di dalam format Microsoft Access, Microsoft Jet Database Engine.Microsoft SQL Server ,Oracle DataBase,atau semua container berbasis data yang mendukung DataBase ODBC. pengguna/programmer yang mahir dapat menggunakannya untuk mengembangkan perangkat lunak aplikasi yang kompleks, sementara para programmer yang kurang mahir dapat menggunakannya untuk mengembangkan perangkat lunak aplikasi yang sederhana. Access juga mendukung teknik-teknik pemrograman berorientasi objek, tetapi tidak dapat digolongkan ke dalam perangkat bantu pemrograman berorientasi objek.


Bagian dari Microsoft Access

a. Table digunakan untuk menyimpan data

b. Query digunakan untuk memanipulasi data

c. Form digunakan untuk frontend aplikasi. Biasanya untuk menampilkan data, menambah data dll.

d. Report digunakan untuk membuat laporan

Macro digunakan untuk melakukan satu atau beberapa fungsi

Minggu, 03 April 2011

Sekilas tentang DataBase

Database
Kumpulan data yang dipakai / ada dalam suatu lingkup tertentu, misalkan
instansi, perusahaan dan lain-lain atau kasus tertentu.
· DBMS
Kumpulan perangkat lunak yang digunakan untuk menangani semua
pengaksesan ke database. Mempunyai fasilitas membuat, mengakses,
memanipulasi, dan memelihara database. Bertujuan untuk efisien dan
kenyamanan dalam memperoleh dan menyimpan informasi dalam database.
Fungsi-fungsi DBMS :
1. Data Definition
2. Data Manipulation
3. Data Security dan Integrity
4. Data Recovery dan Concurrency
5. Data Dictionary
6. Performance
· RDBMS
Merupakan sekumpulan yang disimpan sedemikian rupa sehingga mudah diambil
informasinya bagi pengguna, dan data tersebut saling berhubungan.
RDBMS merupakan suatu paket perangkat lunak yang kompleks digunakan untuk
memanipulasi database.
Ada tiga prinsip dalam RDBMS :
- Data Definition
Mendefinisikan jenis data yang akan dibuat ( dapat berupa angka / huruf ),
cara relasi data, validasi dat dan lainnya.
- Data Manipulation
Data yang telah dibuat dan didefinisikan tersebut akan dilakukan beberapa
pengerjaan, seperti menyaring data, melakukan prose Query, dan seterusnya.
- Data Control
Bagian ini berkenaan dengan cara mengendalikan data, seperti siapa saja
yang bisa melihat isi data, bagaimana data bisa digunakan oleh banyak user,
dan seterusnya.
· Primary Key
Field kunci / utama dari suatu tabel yang menunjukkan bahwa field yang menjadi
kunci tersebut tidak bisa diisi dengan data yang sama, dengan kata lain Primary
Key menjadikan tiap record memiliki identitas sendiri-sendiri yang membedakan
satu sama lainnya ( unik ).
Primary Key berguna saat menampilkan record hasil pencarian ( searching ),
pengurutan dan proses penampilan data dan lainnya berlangsung lebih cepat.
· Query
Merupakan bahasa untuk melakukan manipulasi terhadap database, yang telah
distandarkan dan lebih dikenal dengan nama Structured Query Language ( SQL ).
Query dibedakan menjadi 2, yaitu :
a. Untuk membuat / mendefinisikan obyek-obyek database seperti membuat
tabel, relasi dan sebagainya. Biasanya disebut dengan Data Definition
Language ( DDL )
b. Untuk memanipulasi data, yang biasanya dikenal dengan Data Manipulation
Language ( DML ). Manipulasi data bisa berupa :
a. Menambah, mengubah atau menghapus data
b. Pengambilan Informasi yang diperlukan dari database, yang mana
datanya diambil dari tabel maupun Query sebelumnya.
· DDL dan DML
a. DDL
Skema basis data dispesifikasikan oleh sekumpulan definisi dengan sebuah
bahasa khusus yang disebut Data Definition Language ( DDL ).
Hasil kompilasi DDL berupa tabel-tabel yang disimpan dalam sebuah file,
disebut Data Dictionary ( Kamus Data ) atau Data Directory.
b. DML
Adalah bahasa untuk memanipulasi data yaitu :
- Pengambilan Informasi yang disimpan dalam Basis Data
- Penyisipan Informasi baru ke Bata Data
- Penghapusan Informasi dari Basis Data
- Modifikasi Informasi ynag disimpan dalam Basis Data
· SQL
Structured Query Language adalah bahasa yang digunakan untuk mengakses
basis data yang tergolong relasional. Standar SQL mula-mula didefinisikan oleh
ISO ( International Standards Institute ) yang dikenal dengan sebutan SQL86.
· Record / Tuple
Sebuah tipe data yang mengumpulkan beberapa item data dimana masingmasing
tipe data dari item data ini berbeda-beda.
· Field
Atribut data yang paling kecil yang merupakan kesatuan terkecil dalam suatu
Data Base.

Okeh Segitu dlu ya teman-teman..
*Referensi By Dosen Gunadarma ^_^

Konsep OOP pada python

Python adalah bahasa pemograman komputer berorientasi objek, yang berarti
bahasa Python ini menyediakan fitur - fitur yang mendukung pemograman
berorientasi objek. Dan Anda mungkin pernah mendengar tentang konsep bahasa
pemograman yang mempunyai banyak kelebihan dibandingkan dengan pemograman
prosedural, yaitu reusability dan inheritance yang akan dibahas pada bab ini.
Tidak mudah menjelaskan pemograman berorientasi objek, tetapi kita telah meli
hat beberapa karakteristi knya :
1. Program - program dibuat dari pendefinisian objek - objek dan fungsi - fungsi,
dan kebanyakan perhitungan komputasi diekspresikan kedalam operasi pada objek.
2. Masing - masing pendefinisian objek merujuk ke beberapa objek atau konsep
yang sebenarnya pada dunia nyata, dan fungsi - fungsi pada objek dianalogikan
sebagai interaksi pada objek.
Pada suatu objek terdapat metode - metode yang dapat digunakan, kita telah
melihat beberapa metode, seperti keys dan values,
Class
Pada saat Anda membuat sebuah class, Anda dapat meminta Python untuk
menentukan objek apa yang dapat dilakukan pada suatu class. Hal yang membuat
objek dalam class melakukan sesuatu adalah metode. Metode seperti fungsi yang
berada di dalam sebuah objek.
>>> class Cetak:
... def cetak_sesuatu (self, string):
... print "Anda mencetak", string
Pada contoh diatas Anda telah membuat class Cetak dengan metode cetak_sesuatu
yang mempunyai fungsi untuk mencetak string yang ditentukan. Kemudian buat
suatu objek dengan class Cetak:
>>> cetak = Cetak()
>>> cetak.cetak_sesuatu("Hello World!")
Anda mencetak Hello World!

Sekarang variabel cetak merupakan suatu objek dari class Cetak dan objek cetak
dapat melakukan metode yang terdapat pada class Cetak.
Kita dapat memberikan variabel - variabel di dalam metode. Misalnya :
>>> class Mencetak :
... def tentukan_string(self, string):
... self.kata = string
... def cetak(self):
... print "Kata yang anda ingin cetak", self.kata
Sama seperti halnya menentukan suatu objek dari class Cetak, maka kita juga
dapat melakukannya dengan class Mencetak. Misalnya nama objek itu adalah
ngeprint. Berarti objek ngeprint tersebut memiliki dua metode yang terdapat pada
class Mencetak, yaitu tentukan_string dan cetak. Pada objek ngeprint juga terdapat
anggota variabel yang dideklarasikan dengan kata kunci self, yang berarti anggota
dari suatu class.
>>> ngeprint = Mencetak()
>>> ngeprint.kata = "Hello"
>>> ngeprint.cetak()
Kata yang anda ingin cetak Hello
Kita dapat menentukan anggota variabel lokal dari class tersebut secara langsung
atau dengan menggunakan metode tentukan_string. Misalnya :
>>> ngeprint.tentukan_string("Hello Class!")
>>> ngeprint.cetak()
Kata yang anda ingin cetak Hello Class!
Inheritance (Turunan)
Seperti yang telah disebutkan diatas, salah satu kemampuan pemograman
berorientasi objek adalah inheritance, yang berarti turunan dari suatu class.
Pendefinisian sintaksnya adalah sebagai berikut :
class NamaClassTurunan (NamaClassDasar):


...
...
...

Nama ClassDasar harus didefinisikan dalam ruang lingkup class turunan. Selain
sebuah nama ClassDasar, sebuah ekspresi juga diperbolehkan. Contohnya pada saat
menurunkan suatu class yang terdapat dalam suatu modul:
class NamaClassTurunan (namamodule.NamaClassDasar):
Menjalankan pendefinisian class turunan sama halnya dengan mendefinisikan class
dasar. Pada saat suatu objek class dibangun, classDasar disertakan didalamnya. Hal
ini digunakan sebagai referensi atribut; jika permintaan terhadap suatu atribut
tidak ditemukan di dalam class, kemudian mencari atribut tersebut ke dalam
classDasar. Aturan ini berkelanjutan jika classDasar yang ditentukan merupakan
classTurunan lain.
Mari kita buat classTurunan dari class Mencetak :
>>> class printer (Mencetak):
... def tambah_kata(self, kata):
... self.kata = self.kata + kata
Pada contoh diatas kita membuat suatu classTurunan dengan nama printer yang
diturunkan dari class Mencetak, dan ditambahkan satu metode yang berfungsi
menambahkan suatu kata. Contoh penggunaannya :
>>> buku = printer()
>>> buku.kata = "Buku Python"
>>> buku.tambah_kata("Bisa dibeli di Amazon.com")
>>> buku.cetak()
Kata yang anda ingin cetak Buku Python Bisa dibeli di Amazon.com
Anda telah membuat suatu class turunan yang diturunkan dari class Mencetak!.
Seperti yang kita lihat beberapa metode diatas tidak didefinisikan dalam class

printer, tetapi mengapa printer dapat menjalankan metode yang berada pada class
Mencetak ? hal ini dikarenakan classTurunan akan mencari atribut yang dipanggil
pada classDasar jika atribut tersebut tidak ditemukan dalam class itu sendiri. Anda
juga dapat mendefinisikan classTurunan dari beberapa classDasar, seperti halnya
satu classDasar, jika atribut yang diminta tidak ada pada class itu sendiri maka
akan mencari ke classDasarsatu, kemudian jika tidak ada juga maka akan mencari ke
classDasardua begitu selanjutnya.
Constructor
Dalam Python juga terdapat constructor seperti pada C++, tetapi pada python tidak
terdapat Destructor . Constructor ini berfungsi untuk menginisialisasikan sesuatu
metode atau variabel pada saat class tersebut dipanggil atau didefinisikan.
Sintaksnya adalah sebagai berikut :
class NamaClass:
def __init__ (self, :


Contohnya mari kita buat suatu classTurunan dari class printer :
>>> class Kalimat(printer):
... def __init__(self, kata):
... self.kata = kata
... self. cetak()
... self.awal = self.kata + 'Ini variabel awal'
dari sini kita langsung dapat menentukan kata yang ingin dicetak pada
pendefinisian class.
>>> ObjekCTK = Kalimat("Dunia ini")
Kata yang anda ingin cetak Dunia ini
seperti yang Anda lihat ketika pendefinisian suatu class, maka akan menset
variabel kata dan menjalankan metode fungsi cetak. Bagaimana jika kita tidak
memberikan argumen parameter pada saat pendefinisian class? Akan menimbulkan
pesan kesalahan :

>>> ObjekCTKB = Kalimat()
Traceback (most recent call last):
File "", line 1, in ?
TypeError: __init__() takes exactly 2 arguments (1 given)
Tetapi hal ini dapat diatasi dengan memberikan nilai awal pada argumen
parameter dengan nilai string kosong ''.Misalnya :
>>> class KalimatA(printer):
... def __init__(self, kata=''):
... self.kata = kata
... self. cetak()
... self.awal = self.kata + 'Ini variabel awal'
Dengan ini kita dapat mendefinisikan suatu class secara optional , dengan
parameter maupun tanpa parameter.
>>> ObjekCTKB = KalimatA()
Kata yang anda ingin cetak


Sabtu, 02 April 2011

Procedure(program pascal)

PROCEDURE

•Procedure adalah suatu program terpisah

dalam blok sendiri yang berfungsi sebagai subprogram

(modul program) yang merupakan

sebuah program kecil untuk memproses

sebagian dari pekerjaan program utama.

•Prosedur diawali dengan kata cadangan

Procedure di dalam bagian deklarasi prosedur.

Prosedur dipanggil dan digunakan di dalam blok

program yang lainnya dengan menyebutkan

judul prosedurnya.

Bentuk Umum header suatu procedure adalah :

PROCEDURE nama;

Atau

PROCEDURE nama (formal parameter :

jenis);

PROGRAM CONTOH_1;

VAR p,l,t,vol,panj : real;

PROCEDURE kotak;

VAR v,pl : real;

BEGIN

v := p * l * t ;

pl := p + 2.0 * t;

writeln(v,pl);

END;

BEGIN

writeln(‘panjang’ : 10,’lebar’ : 10,’tinggi’ : 10);

readln(p,l,t);

kotak;

END.

procedure garis;

begin

writeln('-------------');

end;

procedure Judul;

begin

writeln('pascal');

end;

{modul utama}

begin

garis;

judul;

garis;

end.